Minggu, 25 Februari 2018

Mengenal Perbedaan Kerudung, Jilbab, dan Hijab


Sebagai seorang Muslimah, sangat wajib hukumnya bagi wanita untuk menutup aurat. Seluruh tubuhnya adalah aurat kecuali wajah dan pergelangan tangan saja. Jadi memakai baju yang berlengan panjang, tidak ketat, dan memakai jilbab adalah fashion yang dianjurkan. Selain jilbab, ada bentuk penutup kepala yang lainnya yakni jenis kerudung.

Walaupun memakainya masih belum menutupi seluruh aurat, terutama bagian kepala, karena rambut dan leher masih kelihatan, namun secara tidak langsung kita sudah memiliki niat baik untuk memperbaiki penampilan.

Penggunaan kerudung yang masih belum sempurna dalam menutup aurat ini jika dipakai secara tunggal saja, tidak dengan memakai penutup kepala yang lainnya. Kita bisa memakai syal di dalamnya, sehingga menutupi semua bagian kepala sampai leher.

Trend memakai penutup kepala yang satu ini sudah menjadi kebiasaan nenek moyang. Sejak jaman nenek-nenek kita terdahulu sudah memakainya. Kini pun ibu-ibu juga masih memakainya. Terkadang tidak dipakai untuk penutup kepala, melainkan dipakai untuk selendang, sehingga dikalungkan di leher atau hanya dislempangkan di pundak sebagai pemanis penampilan.

Untuk itulah demi menyempurnakan niat untuk menutup aurat, kita bisa memakai syal terlebih dahulu atau jilbab mini sebelum memakai kerudung. Kini untuk anak muda pun sangat banyak modelnya. Tidak memberikan kesan ‘tua’, karena modelnya yang dibuat lebih segar, stylish, dan up to date.

Perbedaan antara jilbab, hijab, dan kerudung

Dalam kehidupan sehari-hari, kita hampir tidak bisa membedakan mana hijab, mana jilbab, dan mana kerudung. Padahal sebenarnya ketiganya berbeda, namun kita asal saja menyebut bahwa semuanya bernama jilbab.

Perbedaan antara ketiganya adalah :

● Dari segi bentuk, jilbab dan hijab itu sama. Bentuknya tertutup dan disesuaikan dengan bentuk kepala. Ada yang langsungan dan ada yang lipatan. Namun untuk kerudung bentunnya seperti selendang yang lebar dan panjang.

● Dari segi bahan, jilbab dan hijab terbuat dari bahan yang tebal, sedangkan kerudung lebih tipis, karena hanya dipakai sebagai penutup kepala saja. Biasanya rambut sudah di konde atau dibentuk-bentuk, sehingga penutup kepala hanya berfungsi untuk mempermanisnya saja.

● Dari segi fungsi, kerudung dipakai saat ada hajatan, atau acara adat. Kalau hijab dipakai untuk acara santai dan acara resmi dengan tujuan menutup aurat, sedangkan jilbab lebih besar lagi dan hampir menyatu dengan pakaian karena menutupi semua aurat kecuali wajah dan tangan.

● Dari sisi pengguna, kerudung banyak dipakai orang tua. Sedangkan hijab dan jilbab dipakai oleh wanita muda.

● Dari segi model, hijab lebih banyak modelnya, karena banyak dipakai oleh kawula muda. Warna-warnanya pun bervariasi. Sedangkan jilbab kebanyakan berwarna netral, seperti hitam, maroon, cokelat, abu-abu, dan lain-lain.

Untuk menunjang penampilan, kini wanita muda pun bisa mengenakan kerudung. Banyak pilihannya, dengan warna-warna menarik dan harga yang terjangkau. Penampilan menjadi lebih anggun dan menjadi lebih percaya diri.

Untuk pembeliannya, kita bisa membeli secara offline maupun online. Namun lebih praktis membeli lewat online. Banyak pilihannya, harganya murah, kualitasnya bagus, dan dijamin memudahkan. Seperti belanja kerudung di Blibli.com. Dijamin puas memilih karena banyak modelnya.
Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Follow by Email

Label